Road to LPDP #4: Assessment Online Part 2

Disclaimer: Tulisan ini dibuat ketika sudah tahap acceptance 😀

Tulisan ini dirampungkan karena banyak yang bertanya tentang hasil LPDP saya hehe. Apalagi sudah pake judul yang ada part 1-nya. Kurang afdol rasanya kalau tidak dituntaskan, supaya saya juga bisa belajar.

Sampai sudah perjalanan LPDP 2017 saya di penghujungnya, hehe alias assessment online saya tidak lulus saudara-saudara. Assessment online ini nampaknya banyak menggugurkan peserta seleksi beasiswa. Ya mungkin itu juga alasannya pertama kali di tahun 2017 ini ada assessment online. Pertama kali juga di tahun ini, seleksi LPDP hanya setahun sekali. Jadi tidak ada kesempatan mengulang di tahun yang sama.

LPDP fail

Saya banyak bertanya ke sesama pejuang seleksi LPDP, dari semua yang saya tanya, hampir gak ada satupun yang lulus, sedikit sekali penerimaan LPDP spesialis tahun ini nampaknya ya. T___T

Oke, jadi apa dan bagaimana sih assessment online itu:

Instruksi awal dari LPDP adalah sebagai berikut:

LPDP fail 2

Kesan saya ketika mengikuti VMI dan 15FQ+ adalah, bingung hehe. Banyak pertanyaan yang berulang, dan lumayan hampir 322 pertanyaan yang diberikan, dibutuhkan konsistensi jawaban. Rasanya seperti mengerjakan pertanyaan yang 16 kepribadian waktu jaman OSPEK yang akhirnya keluar hasil kita ini ENTJ, INFP, dst. Opsi pilihannya tidak ada benar salah, dimulai dari sangat tidak setuju, tidak setuju, ragu-ragu, setuju, dan sangat setuju. Kuesioner yang dari dulu paling g saya suka banget, bikin bingung karena standar pengisiannya :DD

Jujur, awalnya mgkn saya agak menyepelekan tahapan ini ya, karena di kepala saya sederhana, why should eliminate people based on character? Apa yang LPDP cari? Dan eh ternyata beneran gagalnya disini. Saya dan teman-teman lain yang juga gagal sama-sama bertanya, WHY? WHY? WHY? WHY?!!! Apa alasan ketidaklulusan kami? Karakter saya dan teman-teman aja rasanya jauh bangeet ya, ada yang introvert, extrovert, dsb. Jadi sebenarnya apa yang dicari LPDP? (mungkin ada yang bs bantu saya menjelaskan ini?)

Kekecewaan pasti ada ya, apalagi karena seleksi ini bukan hal yang nilai kt bisa terukur diatas kertas apa aja yang kurang dan harus diperbaiki. Ketika dapat hasil ketidaklulusan, yang ada justru rasa penasaran, kira-kira karakter/ hal apa yang dicari LPDP. Berhubung suami saya lulus assessment online, saya jg jd mengamati, emangnya suami itu orangnya seperti apa (ahaha). Dan sampai sekarang saya jg msh belum tahu jawabannya.

Setelah tanya ke teman-teman saya yang awardee LPDP tahun-tahun sebelumnya, mereka jg g bs kasih jawaban karena sblmnya assessment online g ada. Jadi setelah lulus administrasi langsung cuss seleksi substansi.

Berdasarkan saran teman-teman, saya diminta untuk mengirimkan email ke LPDP mengenai alasan ketidaklulusan. Karena katanya penjelasan ketidaklulusan biasa difasilitasi oleh LPDP, terutama bagi yang akan mengulang seleksi supaya proses selanjutnya lebih baik. Sampai saat ini masih belum ada respon lebih lanjut, masih menunggu hehe. Kalau sudah ada nanti saya update yaa 🙂

InsyaAllah tahun depan coba lagi. ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s