Jika anak sakit, maka ibu?

Ini hari ke-4 Jafar rawat inap di RS. Udah bisa nulis, artinya anak bayi semakin baik kondisinya (aamiiiinn). Sekarang tidur sudah lebih lama, durasi nangis juga lebih berkurang. Sebelumnya sensi banget sama yang namanya infusan. Kesenggol dikit bisa nangis lamaaa bingittt, sekarang nampaknya sudah (mulai) acceptance.

Pertama sakit hari Senin kemarin, demam disambung dengan diare sehari bisa >12x. Karena demamnya semakin naik, dan diare semakin sering, akhirnya senin malam Jafar saya bawa ke lab untuk pemeriksaan feses. Hasilnya positif bakteri, dan occult blood test (+), kalau dari gejalanya: diare, demam, dan nyeri perut setiap BAB, plus pemeriksaan feses, sugestif ke arah diare dysentriform atau biasa disebut disentri.

Hari senin karena Jafar masih mau makan dan minum, akhirnya saya bawa pulang lagi + bekel obat (zinc, lactoB, sanmol, dan antibiotik *pemberian antibiotik hanya jika sugestif infeksi bakteri yaa ibu-ibu). Tapi di hari selasa, diarenya semakin sering, demamnya semakin tinggi, dan perutnya nampak semakin sakit. Sampai akhirnya Jafar g mau menyusu dan minum saking lemesnya, ngantuk terus. Ibunya mulai panik T__T.

IMG_0181

Cepat sembuh sayang…

Akhirnya Jafar saya bawa lagi ke IGD, sampai di IGD udah lemes. (Ibunya pun ikut lemes :D) Berhubung suami dan orangtua lagi di luar kota, akhirnya saya ke IGD berdua sama ART. Berasa single fighter yesshh, karena tentu ART belum bs diandalkan untuk bagi2 tugas yang terlalu rumit misalnya administratif seperti urus daftar IGD, rawat inap, dst.

IMG_0129

Pertama masuk IGD setelah diinfus

Hal yang paling sulit ketika anak sakit?

Sejauh ini paling berat buat saya adalah MINUM OBAT. Karena DSA (Dokter Spesialis Anak) saya keukeeuh g mau kasih antibiotik IV atau suntik. Biar lebih cepat pulang, yes, dan juga beliau pengen ngajarin saya gmn caranya handling anak sendiri ^^; kemarin akhirnya dicontohin langsung cara ngasih obat ke anak yang wowww ngeri ngeri sedap. Saya dan suami selama ini berusaha keras supaya anak tdk memiliki childhood yg traumatik dan potensi menimbulkan efek jangka panjang, layaknya orang-orang dulu sering lakukan, misalnya minum obat dicekoki, makan dipaksa sampai disorong-sorong ke muka, dsb.

Tapi pada akhirnya, orangtua harus tega dan siap melakukan yang MEMANG HARUS dilakukan. Kalau ndak, penyakitnya ndak berprogress, dan justru potensi menimbulkan mudharat ke anak yg lebih besar. Jadi, nangis + ngamuk ketika minum obat, hajar bleh! Pokoke harus! 

Bener sekali ya, setiap kejadian terkait anak sebenarnya adalah proses pembinaan Allah untuk menjadikan kita orangtua yang lebih baik, lebih matang, dan lebih sabar. Kalau anak sakit, Allah ada dimana? Ujian buat ayah dan ibu ya Nak… Mudah-mudahan kami lulus T___T

Kenapa bisa sakit?10707124_959338804093813_102335905_nLayaknya kematian, sakit, sehat, susah, senang, jodoh, semua takdir Allah. Mau bagaimanapun usaha kita menghindari, kalau takdirnya ya pasti terjadi. Mau bagaimanapun usaha kita mendekati, kalau bukan takdirnya tidak akan terjadi.

Disambung lagi dengan ini: 3b7d0934128caaf025cf36f3300c21f0--muslim-quotes-islamic-quotesApa yang baik menurut kita, belum tentu baik disisi Allah. Apa yang tidak baik menurut kita, belum tentu jelek di sisi Allah. Karena baik dan tidak baik bukan dilihat dari hal-hal yang diatas kertas dan dimata manusia lebih unggul.

Mungkin diberi ujian begini, supaya Ayah dan Ibu (kami) belajar untuk lebih bersyukur. Karena sungguh ya, anak adalah amanah, anak adalah titipan. Kebersamaan ini tidak akan selamanya. Kecuali jika suatu saat nanti, Allah takdirkan kita berkumpul kembali lengkap di surgaNya, dan inilah yang harus menjadi cita-cita sejati.

IMG_0151

Kumpulkan kami kembali di surgaMu ya Allah

Dengan cinta, selalu…

Ibu.

2 thoughts on “Jika anak sakit, maka ibu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s