Caffeine during pregnancy/breastfeeding?

Trimester 1 buat saya adalah trimester yang paling berat. Rasanya lemes luar biasa dan keinginan cuma satu: nyungsep di kasur, saking lemesnya. Pengennya tiduran seharian, ngantuk terus. Tapi dengan kondisi begitu saya masih kerja dan harus stay alert. Jadi buat saya caffeine boost (terutama dalam 3 bulan fase postpartum, yang capenya gak ada habisnya, dan tidur lebih dari 2 jam is a total luxury) is a must, hehe 🙂

screen-shot-2013-09-02-at-9-55-52-am

Aman gak sih minum kopi saat hamil dan menyusui?

Jawabannya: aman, insyaAllah. Kecuali minum kopinya campur golok misalnya, ya pasti g aman itu mah debus *jayus wk. Dari penelitian didapatkan bahwa kadar kafein yang transplasenta/trans ASI ke bayi cenderung minimal. Tapi hati-hati, pada ibu yang mengonsumsi kafein dalam jumlah banyak secara rutin udah lama banget (kronis), kadang kadar zat besi dalam ASI bisa jadi rendah/kurang.

Per Medications and Mother’s Milk (Hale 2010, p. 150-151) caffeine is in Lactation Risk Category L2 (safer); milk levels are quite low (0.06-1.5% of maternal dose) and usually peak 1-2 hours after ingestion. 

The next question is;

Berapa jumlah kafein intake yang aman saat kita hamil ataupun menyusui?

Saat bertanya kepada dokter Sp.OG di RS Hermina Arcamanik, kafein intake sangat diperbolehkan dalam kehamilan/menyusui, maksimumnya 3 cangkir kopi/hari. Tapi saya kurang puas, I need details. Tiga gelas kopi itu gelas apa, kopi jenis apa yang dimaksud, kopi yang freshly brewed atau yang sachet-an, efek sampingnya apa, dan sederetan pertanyaan lainnya. Kalau semua pasien kaya saya mungkin Sp.OGnya juga zbl kzl wkwk.

Sampai akhirnya saya dapet artikel yang amat sangat informatif dan detail di kellymom.com (ensiklopedi-nya mamak mamak bule di seluruh dunia) tentang How much caffeine is too much in pregnancy and breastfeeding?

Secara kuantitas, jumlah kafein perhari yang aman bagi tubuh pada saat kehamilan adalah 150-200 mg perhari. Nah, seberapa banyak kah 150-200 mg itu? 

Sumber kafein

Nah, bu ibuk jangan terlena ya dengan dosis kafein yang boleh pada saat kehamilan dan menyusui, karena sumber kafein itu bukan hanya dari kopi, ingat! Tapi dari teh, juga dari soda. Jadi pada saat kita menghitung total kafein intake, jangan lupa hitung juga sumber kafein selain kopi lainnya.

Kira-kira inilah gambaran kandungan kafein dari kopi yang biasa kita minum:

NB: Untuk saya yang penggemar starbucks latte, kurang lebih kandungan kafeinnya sekitar 70 mg untuk ukuran yang grande *alhamdulillah saya biasa ambil yang ukuran tall aja. Untuk kopi sachet-an, dibilangnya satu sachet kopi (my favorite is mochacino good day atau mocafrio yang ice-nya good day) sekitar 80-100 mg.

Bayi yang sensitif terhadap kafein

Sebelum ibu-ibu memulai rutinitas konsumsi kopi-nya, pastikan dulu, bahwa bayi kita tidak sensitif terhadap kafein. Tandanya kafein over stimulasi adalah: “A baby who is being overstimulated by caffeine is a wide-eyed, active, alert baby who doesn’t sleep for long. He may also be unusually fussy.” Jumlah akumulasi kafein sekitar 750 mg dianggap dapat menyebabkan hal ini.

Bayi gak bisa tidur, aktif berlebih, rewel yang tidak biasanya, dan terlalu “alert”, merupakan tanda-tanda bahwa mungkin ibu-ibu harus mulai mengurangi atau stop kafein selama 2-3 minggu untuk melihat perbedaannya.

***

Mudah-mudahan tulisannya bermanfaat ya bu-ibuk penggemar kopi 🙂

Ibu sendiri yang tau lebih baik mana yang baik buat anaknya, kalau dikira mungkin dengan minum kopi efeknya g baik buat anak, ya jangan dicoba. Untuk ibu-ibu yang juga masih butuh kopi untuk stay alert, bisa juga mulai cerdas pilih-pilih dan membatasi intake caffeine-nya. Kalau memang gak bisa karena sudah attach banget sama kopi, mungkin bisa pilih tipe decaf yang kafeinnya lebih sedikit, satu gelas hanya sekitar 3 mg saja 🙂

FullSizeRender 2

Final suggestion:

Pregnancy; Trimester 1: usahakan jangan sama sekali, trimester 2-3; 100-200 mg/hari, sekitar 2 cangkir kopi sachet atau starbucks ukuran tall

Breastfeeding; you are good to go! Persis seperti trimester 2-3, when baby is cool with it, then mommy is cool with it. Awasi tanda-tanda overstimulasi caffeine ya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s